• Kontak Kami
  • Hotline : 082137882470
  • SMS : 082137882470
  • BBM : 5FA97D68

Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Artikel Terbaru » 6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas

6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas

Diposting pada 13 November 2016 oleh admin

membuat tas6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas – Memilihkan tas sekolah distro bagi anak atau ransel untuk diri sendiri harus dilakukan secara cermat. Sebab sekarang ini, sudah banyak model tas yang beredar di pasaran dengan harga bervariasi serta bahan-bahan yang kualitasnya tak kalah beragam. Keberadaan tas juga disesuaikan dengan lifestyle si pembelinya. Misalnya seorang wanita dari kalangan sosialita. Mereka pasti akan mengincar tas branded dari desainer kenamaan yang diproduksi secara terbatas. Ada lagi para pendaki yang mencari tas untuk hiking yang harus kuat menampung barang-barang yang hendak mereka bawa ke gunung.

katalog

Satu hal yang pasti, kita tentunya menginginkan tas yang awet, sehingga dapat dipakai dalam waktu lama. Maka dari itu, saat memilih tas, kita perlu mengenal terlebih dahulu bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatannya. Ada banyak material yang dipakai para produsen sesuai jenis dan kebutuhan, seperti yang dipaparkan di bawah ini. Berikut ini adalah 6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas.

  1. Leather (Kulit)

Tas berbahan dasar kulit menjadi salah satu jenis yang masih digemari banyak orang hingga sekarang. Kulit hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, sampai yang buas seperti buaya dan ular digunakan untuk jenis tas ini. Karena kulit-kulit asli hewan agak sulit untuk diperoleh, harga yang dibanderol pada tas kulit pun terbilang tinggi. Jika ingin memperoleh tas kulit dengan harga terjangkau, kita masih bisa membeli yang masih imitasi.

     2. Polyester Fabric

Bahan polyester fabric menjadi bahan yang sering digunakan untuk membuat tas, khususnya ransel dan laptop case. Materialnya yang tebal pun memungkinkan tas tahan lama dan sanggup membawa barang dalam jumlah banyak. Selain itu, polyester fabric bersifat tahan air atau water resistant, sehingga dapat melindungi barang-barang di dalam tas. Sayangnya, tas berbahan polyester fabric tidak bisa menyerap keringat, jadi akan terasa panas saat terkena sinar matahari dalam jangka waktu lama.

3. Kanvas

Kanvas sering digunakan sebagai bahan tas ransel, tas gunung, hingga daypack. Material ini memiliki serat yang cukup tebal dan kuat, jadi tas pun akan tahan lama. Hal ini dikarenakan kanvas merupakan gabungan dari polyester dengan katun, sehingga menjadikannya cepat kering dan tahan air. Bukan cuma tas, kanvas sering digunakan untuk membuat sepatu, jaket, terpal, tenda, payung taman, dan beragam aksesori. Selain itu, ada juga kanvas yang terbuat dari kapas dan linen yang sama-sama kuat

4. Denier

Denier atau dinir lebih sering digunakan sebagai bahan tas ricksack atau ransel yang berbobot rungan, kuat, serta tampak trendi seperti tas-tas ala Korea.  Material ini juga pernah dipakai untuk tas anak-anak, sebab bahannya tidak memberatkan tubuh mereka. Denier terbuat dari nilon lembut yang fleksibel. Di tahun 2013, bahan ini kembali populer dan mulai digunakan kembali dalam pembuatan tas dengan gaya yang lebih kekinian dan fashionable.

   5. Satin

Teksturnya yang cenderung lembut dan tipis menjadikan satin sebagai bahan favorit untuk tas branded kaum Hawa. Satin juga memberi kesan elegan karena sekilas tampak mengilap dan sering digunakan untuk membuat clutch atau tas pesta. Agar tidak terlalu polos, beberapa aksesori tambahan disematkan pada tas berbahan satin. Di sisi lain, satin juga menjadi sebutan untuk metode pembuatan kain dari jenis tertentu dari bahan-bahan seperti wol, polyester, hingga wol.

   6. Denim

Mungkin selama ini, kita lebih mengenal denim sebagai bahan untuk membuat pakaian. Sekarang, jenis kain ini pun mulai merambah ke produk lain, yaitu tas. Kain yang berasal dari Perancis ini dulu disebut sebagai Serge de Nimes dan disingkat menjadi denim (dari de Nims). Denim dikenal luas setelah menjadi bahan utama celana jeans. Namun sekarang, kita pun akan mendapat tas berbagai model yang memakai denim sebagai material utamanya. Denim juga dikenal awet dan mudah dibersihkan.

katalog

Itu lah artikel 6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas. Selain itu, perlu diingat bahwa jenis kain akan mempengaruhi harga tas distro keren yang hendak dibeli. Maka dari itu, kita harus cermat dalam menentukan tas sesuai biaya dan kebutuhan. Kemudian, jangan lupa untuk mempelajari cara merawat tas agar lebih tahan lama.

Bagikan informasi tentang 6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas kepada teman atau kerabat Anda.

6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas | Jual Tas Distro Keren

Belum ada komentar untuk 6 Jenis Bahan yang Sering Dipakai untuk Membuat Tas

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR